STRATEGI KEPEMIMPINAN

 Muhammad Reza Fahrurrazi, Mutiara Karina Rizqita, Neng Qonitah Abida

Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Umum

PK IMM Fakultas Psikologi UHAMKA

            Kepemimpinan adalah fondasi utama dalam mengarahkan sebuah tim atau organisasi menuju kesuksesan. Seorang pemimpin memiliki peran krusial dalam menginspirasi, membimbing, dan memotivasi anggota timnya untuk mencapai tujuan bersama. Kualitas seorang pemimpin tidak hanya terlihat dari kemampuan dalam mengambil keputusan, tetapi juga dalam kemampuannya untuk memahami, menghargai, dan menggali potensi dari setiap individu dalam tim. Sebagai seorang yang memegang tongkat estafet dalam perjalanan menuju prestasi, seorang pemimpin diharapkan dapat menciptakan iklim yang mendukung kolaborasi, inovasi, serta perkembangan profesional dan personal bagi semua yang dipimpinnya.

          Dalam memimpin, kemampuan atau kompetensi seperti bertanggung jawab, tegas dan inisiatif dan yang lain saja tidak cukup untuk membawa organisasi dalam mencapai tujuan. Namun, diperlukan sebuah strategi agar segala langkah dapat terarah secara efisien dan inovatif. Salah satu strategi kepemimpinan yang dapat diterapkan adalah strategi kepemimpinan partisipatif, Gaya kepemimpinan partisipatif adalah seorang pemimpin yang mengikutsertakan anggota dalam pengambilan keputusan. Adapun gaya kepemimpinan partisipatif  diaplikasikan dengan beberapa langkah berikut:

  1. Delegasi Tugas
    Delegasi 
    tugas dan tanggung jawab yang tepat adalah kunci dalam strategi kepemimpinan ini. Pemimpin harus mempercayai anggota tim dengan tanggung jawab tertentu, memberikan mereka kesempatan untuk mengambil inisiatif dan mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka sendiri.
  2. Komunikasi Terbuka
    Komunikasi 
    tugas dan tanggung jawab yang tepat adalah kunci dalam strategi kepemimpinan ini. Pemimpin harus mempercayai anggota tim dengan tanggung jawab tertentu, memberikan mereka kesempatan untuk mengambil inisiatif dan mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka sendiri.
  3. Kolaborasi Tim
    Kolaborasi tim adalah salah satu jenis kolaborasi yang paling umum dikenal. Kolaborasi tim diterapkan untuk membuat seluruh anggota kepengurusan mengenal satu sama lain dan mengetahui peran atau pengaruhnya masing-masing. Seperti dalam kepanitiaan, pengurus yang sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan akan ditunjuk sebagai kepala divisi untuk membimbing dan mengarahkan anggotanya.
            Dengan demikian untuk menjadi pemimpin yang bijaksana, bertanggung jawab dan dapat bertindak sesuai dengan kepemimpinan yang semestinya diperlukan strategi dalam menjalankannya. Salah satunya yaitu menggunakan strategi Kepemimpinan Partisipatif. Diharapkan ketika menggunakan strategi kepemimpinan ini dapat membawa kepemimpinan yang lebih terarah dan lebih efisien untuk mencapai tujuan organisasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harmoni dalam Komunikasi Organisasi

GEMALI

Peran Kepemimpinan dalam Meningkatkan Literasi: Menumbuhkan Budaya Belajar dan Membaca di Era Society 5.0 dalam Konteks IMM