MENGENAL DESAIN GRAFIS
Oleh
Bunga Anggriani, Haiza Mutia Hani & Ananda Syafiina
Bidang Media dan Komunikasi PK IMM Psikologi UHAMKA
Desain Grafis
Seiring perkembangan zaman,
teknologi juga berkembang dengan pesat. Kini teknologi sendiri sudah menjadi
‘sahabat’ untuk mempermudah pekerjaan. Kemajuan teknologi melahirkan alat untuk
memperluas bidang informasi, bidang transportasi, dan berbagai bidang
lain yang mengandalkan teknologi. Salah satu dampak dari perkembangan
bidang informasi ialah lahirnya desain grafis.
Desain grafis berasal dari
bahasa Italia, yaitu “designo” yang berarti gambar. Istilah “desain”
dalam wujud kata kerja diartikan sebagai proses membentuk proyek baru.
Sementara itu, grafis adalah gambar dua dimensi yang merupakan termasuk dari
seni lukis digital. Desain grafis memberikan kebebasan kepada designer
untuk membuat, memilih, menciptakan elemen atau animasi, menyunting foto,
mendekorasi, mengunggah karya, menjadi sebuah pesan.
Menurut Daniel Surya, seorang penggerak dan pelopor industri branding dan
teknologi kreatif Asia, beliau adalah Group Executive Chairman &
Co-Founder daro generasi baru grup perusahaan Teknologi kreatif dan
inovatif, desain grafis
merupakan suatu karya seni yang memiliki pesan yang efektif untuk disampaikan
kepada konsumen atau penikmat seni. Ia juga mengatakan bahwa desain grafis
merupakan sekumpulan kemampuan kognitif, keterampilan visual, yang didalamnya
terdapat tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak
dekorasi.
Kategori Desain Grafis
Desain grafis memiliki
beberapa kategori yang dikelompokkan sesuai kebutuhan. Pertama, kategori printing
(percetakan) yang memuat desain buku, majalah, flyer, pamflet,
iklan, dan publikasi lain yang sejenis. Kedua, kategori web design untuk
halaman website. Ketiga, kategori film atau multimedia dan sejenisnya
untuk promosi. Keempat, identifikasi (logo), EGD (Environmental Graphic
Design), dan sejenisnya yang merupakan desain professional yang
mencakup desain grafis, arsitektur, industri, taman, dan lain-lain. Kelima,
desain produk yang mencakup packaging dan sejenisnya.
Dari lima kategori yang
disebutkan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa desain grafis memberi
keuntungan untuk memudahkan tersampainya informasi, terutama pada bidang
periklanan. Terlebih desain grafis dapat memberi contoh penyajian
ilustrasi yang menarik, menjadi sarana komunikasi dan informasi yang efisien
dengan data yang lebih jelas, dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana fasilitas
dakwah atau pendidikan.
Oleh karena itu, perlu diingat bahwa kreatifitas
dalam kesenian bisa dimanfaatkan untuk berdakwah, belajar, mengajar, bekerja,
atau kegiatan lainnya yang mengarah positif.
Komentar
Posting Komentar