Postingan

Pengaderan, Perpeloncoan dalam Kemasan Intelektual?

Pengaderan, Perpeloncoan dalam Kemasan Intelektual? Apa yang terlintas di benak kalian ketika membaca atau mendengar kata “pengaderan”? Untuk sebagian orang mungkin perpeloncoan atau bahkan pembodohan adalah gambaran yang terlintas di benak mereka ketika membaca atau mendengar kata “pengaderan”.  Menurut KBBI, pengaderan merupakan suatu proses atau cara untuk mendidik atau membentuk seseorang menjadi kader. Kader sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu cadre yang berarti bingkai. Apabila dimaknai secara luas, kader merupakan orang yang diharapkan akan memegang peran yang penting dalam organisasi, institusi, lembaga, pemerintahan, dan sebagainya. Oleh karena itu pengaderan sering disebut juga jantungnya orgnasisasi, karena melalui pengaderan ini regenerasi yang akan menerima tampuk kepemimpinan selanjutnya dibentuk. Tiap organisasi pastinya memiliki ideologi dan visi-misi yang berbeda. Begitu pula dengan konsep, metode, dan sebutan yang digunakan untuk mengader dapat berbeda-be...

Tenggelam dalam Sosokmu

Tenggelam dalam Sosokmu Dalam kebisuan ku termangu Merasakan hembusan udara menusuk relungku Seketika aku teringat akan sebuah kenangan Tentang masa kecil yang penuh keceriaan Ibu . . . Aku lahir atas buah cintamu Aku hanyalah anak biasa Yang tercipta dari sosok luar biasa Pelan-pelan ku sandarkan tubuhku Dan mencoba menutup mata Namun tidak ku temukan siapapun, kecuali dirimu Dirimu yang mengajarkan ku cinta Tak ada yang sanggup kucurahkan tuk gambarkan sosokmu Kau lebih indah dari semua yang nampak di pelupuk mata Lebih dari itu . . . Kau adalah anugerah indah dari Allah untukku Ibu . . . Maafakan atas kenakalanku Maaf karena aku belum bisa membahagiakanmu Maaf jika terkadang aku menyusahkanmu Maaf dan terima kasih yang mampu ku tuliskan malam ini Disaksikan cahaya bulan dan gemerlap para bintang Ku tuturkan beribu cinta yang ku miliki Untukmu Ibu, sosok yang amat ku sayang Terima kasih karena telah sabar menghadapi kel...

Kebermaknaan Hidup ~ Menyerah itu Pilihan?

Kebermaknaan Hidup ~ Menyerah itu Pilihan? “ Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita. ” (Q.S. At-Taubah:40), ayat tersebut dengan jelas memberikan kita kekuatan untuk tetap berusaha dalam keadaan apapun, karena sejatinya Allah itu sangat dekat dan membersamai kita. Pernah gak sih kalian ada di posisi dimana kalian mau nyerah? Merasa frustasi dengan semua kegagalan? Sudah berusaha yang terbaik tetapi belum juga dikabulkan? Hmm, cob a deh simak dulu penjelasan yang mau disampaikan berikut ini mengenai beberapa tokoh-tokoh ahli yang akan menginspirasi kamu agar bisa semangat dalam menjalani kehidupan ini dengan pantang menyerah tentunya. Kehidupan adalah anugerah dan amanah sebagai ciptaan Tuhan, kehidupan juga merupakan cobaan hidup yang selalu dirundung suatu permasalahan. Lain hal nya dengan definisi kehidupan tersebut dalam tokoh psikologi Abraham Maslow juga menceritakan kebermaknaan hidup secara eksplisit dari teori hirarki yang memiliki tingka...

Hidup dalam Kematian, Abadi Perjuangan Randi

Hidup dalam kematian Semoga berkah rahmat Illahi, Melimpahi perjuangan kami. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikhlas beramal dalam bakti. Ideologi yang kau junjung tinggi, Di renggut oleh oknum tanpa hati. Semangat perjuangan yang membara, Di tembak oleh aparatur negara. Seperti Soe Hok Gie, kau juga punya idealisme sendiri. Kau sepakat, bahwa: orang-orang seperti kami tak pantas mati di tempat tidur. Dan benar saja, raga mu tumbang demi rakyat yang lebih makmur. Yang fana adalah mati, perjuangan adalah abadi. Istirahatlah dengan tenang, Randi. Doa kami akan menyertai, Terima kasih Wahai Randi, semangat mu abadi Dalam diri mereka yang berjuang untuk negri. Karya: Lukman Ichlasul Amal , kader 2018

Terukir nyata pengorbananMu, Abadi Perjuangan Randi

Terukir nyata pengorbananMu Hari itu, tekadmu menyatu Jiwa mu terdapat keadilan tuk menyeru Langkah kakimu sepanjang jalan terukir nyata tuk maju Aspirasi yang kakanda junjung tinggi akan menjadi saksi Bahwa perjuangan yang saat itu tertoreh adalah buah dari keresahan umum yang mengebu Gas air mata terhiasi disepanjang jalan Namun derap langkah mulai pasti, perlahan Maju atau mundur itu pilihan Tapi mungkin saat itu, hanya ada satu peluang Maju dan sampaikan semua keluhan Satu persatu kelompok menembus pagar keamanan Jeritan mahasiswa mulai bersahutan Apalagi yang bisa dilakukan? Selain terus melaju dengan sejuta harapan Bahwa semua aspirasi dapat mengubah sebuah keputusan Semua jerih dilakukan adalah gundah atas pikiran maupun perasaan Telah habis bahkan ujung penantian Doa kami menyertai setiap nafasmu kakanda Terima kasih kakanda dan selamat jalan, Namamu terukir nyata disetiap perjuangan Penulis : Rania, Kader 2019 PK IMM Psikologi UHAMKA

Polusi dan Jakarta

Polusi dan Jakarta “Bumi ini bukan milik kita yang hidup di zaman sekarang, akantetapi kita meminjamnya dari anak cucu kita nanti.”        Polusi udara sudah menjadi permasalahan umum yang ada pada setiap negara. Polusi udara bukan hanya tentang “tercemarnya udara” tetapi adanya dampak buruk yang di timbulkan oleh polusi udara yaitu timbulnya penyakit paru-paru seperti ISPA bahkan sampai berujung pada kematian. Seperti yang terjadi pada negara jepang saat di bom atom pada perang dunia kedua, saat itu terjadi pencemaran udara yang besar hingga banyaknya kematian dan bayi lahir cacat permanen. Polusi udara ini tidak bisa di sepelekan, dikarenakan ini pula menyangkut kesejahteraan hidup manusia.          Bukan hanya kesehatan tetapi kualitas lingkungan daerah yang terkena polusi udara menjadi memburuk. Seperti yang terjadi pada video sexy killers yang menceritakan tentang dampak buruk dari pertambangan batu bara, pada video yang berdu...

BISMILLAH

Gambar
BISMILLAH (Bersyukur itu Seindah Mengagumi Ciptaan Allah) وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim:34)                          Coba renungkan sedikit waktu kalian untuk menyimak pembahasan kali ini, tidakkah kalian berpikir bahwa semua yang terjadi itu atas nikmat dan kehendak dari Allah SWT? kita tidak akan pernah sanggup untuk menghitung nikmatNya. Air, udara, tubuh yang sehat, keamanan dan sandang pangan adalah salah satu contoh dari nikmat dunia, kita memiliki dunia namun kita tidak mengetahuinya, apakah kalian mengira bahwa berdiri tegak diatas betis merupakan ...