SEBUAH PENYESALAN
“ SEBUAH PENYESALAN ”
Oleh
: Abdkamil
(Bidang
Riset Pengembangan Keilmuan)
Sunyi
merasuk seluruh raga, kemudian berbalut keresahan
Riuh
angin malam tak dapat membangunkan sebuah lamunan
Sedang
apa aku bercengkrama dengan perasaan tak nyaman?
Sedang
tanya hati, semakin risau tak tertahan
Ku
coba menutup jendela agar kehangatan memeluk tubuhku
Ku
sandarkan diri, lalu ku coba tenangkan pikiran
Tanganku
bergegas maju mencari buku kesukaan ku
Dan
ku temukan ia tergeletak di atas sebuah lemari tak bertuan
Perlahan,
terdengar gaung tak beraturan
Ku
coba mencari sumber kegaduhan
Suara
itu perlahan menuntun ke suatu ruang yang bercahaya
Ku
buka pintu itu, nampaklah seorang perempuan setengah baya
Terkejutnya
aku karena baru menyadari sosok didepan ku
Perempuan
itu adalah ia yang selama ini ku panggil ibu
Malaikat
tak bersayap sekaligus pelita hidup ku
Ku
tak menyadari selama in aku terlalu sibuk dengan tujuanku
Maafkan
aku yang tak pernah mencoba menanyakan harimu
Aku
bersalah karena bertanya sesempat nya
Maafkan
aku karena lupa bertanya bagaimana keadaaan mu,
Aku
salah hanya memiliki waktu sekedar nya
Maafkan
aku yang jarang menemani sedih mu
Aku
salah karena hanya ada di waktu senang saja
Aku
ingin menemanimu setulus hati
Bukan
berdasarkan sebuah intruksi
Aku
ingin belajar untuk membagi ruang prioritas
Membangkitkan
seluruh momen yang berkualitas
Aku
tak ingin lagi menciptakan ruang hampa di dunia mu ibu
Karena
hidupku akan sia-sia tanpa kamu disamping ku, ibu ..
Komentar
Posting Komentar