Perjalanan Terhebat

 

Oleh : Rania Azzahrah Utami

 

“Kesempatan akan selalu datang bagi mereka yang ingin belajar, bukan karena mereka hebat tetapi kepada mereka yang ingin mencoba.” –Zara.nee

 

Setiap kisah memiliki banyak kenangan sendiri dan ini bukan hanya tentang aku dan semua perjalananku, namun ini semua tentang bagaimana, apa dan siapa yang membersamai diri ini untuk berproses dalam menyebarkan spirit dakwah di IMM tepatnya di lingkup Fakultas Psikologi UHAMKA. Semoga tulisan sederhana ini dapat menjadi inspirasi sekaligus pelepas rindu dalam berorganisasi.

Kesan pertama di IMM?

Tak tahu harus mulai dari mana rasanya menuliskan setiap momen terbaik yang pernah dilalui semasa menjabat kepengurusan, bagiku setiap harinya adalah hal yang baru ku jalani. Layaknya mahasiswa lain yang tak menghilangkan kesempatan untuk mencoba hal-hal baru, ku mulai memberanikan diri untuk sekedar singgah awalnya di IMM. Namun, satu hal yang tidak pernah ku sesali adalah keputusan untuk menjadi bagian dari kader IMM. Aku berani katakan bahwa menjadi kader IMM adalah pilihan yang tepat dan harus dicoba untuk mahasiswa aktif, karena pengalaman, pembelajaran dan pengembangan kompetensi bisa kalian dapat di sana. IMM adalah organisasi yang lengkap karena tidak seperti kebanyakan organisasi yang lebih fokus kepada bagaimana menjalankan program kerja serta berbagai problematika seputar kepengurusan, melalui IMM kamu dapat memiliki kesempatan untuk menujukkan bakat dan minat yang kamu miliki. Karena di IMM kamu akan memiliki banyak peluang dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dan itu semua tentu bergantung pada apakah kita bisa memanfaatkan peluang yang diberikan atau tidak. Hal yang perlu ditekankan adalah perihal memberanikan diri, tak perlu khawatir untuk menciptakan satu langkah perubahan yang baik, tak perlu takut karena tidak memiliki kemampuan apapun. Disini, tepatnya di PK IMM Psikologi UHAMKA ku dapati keberanian serta support dari semuanya mulai dari teman seperjuangan, kakak dan abang kepengurusan, para demisioner, hingga teman dan kakak komisariat dan pimpinan cabang.

            Selain semua hal itu, suasana yang berbeda akan kamu temukan disana. IMM bukan semata-mata tempat yang diprioritaskan bagi mereka-mereka dengan tingkat religius yang tinggi karena mungkin sama seperti aku dan teman-teman seperjuanganku, kami adalah orang-orang yang ingin menciptakan sebuah perubahan baik mulai dari diri sendiri, hingga kebaikan bagi lingkungan di sekitar kami. Kami terdiri dari sekelompok orang yang haus ilmu di luar kewajiban kami sebagai mahasiswa tentunya.

Tahun pertama menjadi kader dan pengurus

            Aku masih cukup ingat hal yang membuat diri ini semakin yakin untuk menjabat sebagai pengurus, itu semua bermula pada kesan yang tak terlupakan semasa DAD. Aku juga ingat bagaimana kondisi kesehatan ku yang rentan saat itu dengan sigapnya memberikan uluran tangan dan selalu menjaga ku dengan baik dan sampai detik ini momen itu tak akan pernah dapat tergantikan dengan apapun juga. Di awal menjadi kader, aku memiliki banyak kesempatan untuk menggali sebanyak-banyaknya informasi mengenai IMM melalui kakak pembimbing. Kamu juga bisa bertanya mengenai apapun termasuk mengenai perkuliahan dengan kakak pembimbing. Sejak kali pertama saat pengkaderan hingga resmi menjadi kader, aku merasakan suasana kekeluargaan yang ada disini hingga setiap harinya aku amat menantikan potret-potret perkembangan diriku bersama mereka, orang-orang yang dengan berani mengambil keputusan untuk berjuang di bawah nama bendera ikatan.

Seiring berjalannya waktu, tugas dan tanggung jawab menjadi pengurus adalah hal yang cukup berat. Banyak sekali suka duka yang harus dijalani, dan aku tak menutup kemungkinan bahwa semua hal di organisasi selalu baik-baik saja karena bukan hal yang mudah untuk menyatukan berbagai orang dengan pemikirannya. Tahun pertamaku di IMM dipenuhi dengan banyak pembelajaan mengenai organisasi, adaptasi, hingga pada bagaimana kami akhirnya dapat membaur, saling berkomunikasi, dan bertukar pikiran satu sama lain.

Tahun kedua menjadi pengurus

            Menjelang pergantian kepengurusan baru di periode 2020-2021, aku cukup merasakan bagaimana keresahan yang dialami teman-teman seperjuangku karena di titik ini lah momen mengharukan sekaligus juga momen yang akan selalu dikenang, karena sebagian dari teman seangkatanku tidak banyak yang melanjutkan perjuangan di periode kepengurusan baru. Kami masih sama-sama tidak percaya awalnya bila tampuk pimpinan secepat itu sudah berganti. Di awal periode kepengursan tahun 2020-2021 ini lah kami semua sepakat untuk saling mengisi kekosongan satu sama lain, saling belajar satu sama lain, saling berbaur dan berbagi semua hal yang kami alami semasa menjabat di tahun kedua. Bila kuceritakan semua hal-hal yang telah dialami semasa menjabat di tahun kedua mungkin akan berlembar-lembar karena memang di tahun kedua adalah masa-masa yang paling menentukan bagaimana organisasi dapat berjalan, namun berbagai keadaan dan kondisi yang ada saat itu terasa berat dan sulit, tidak pernah mengurangi kesan baik dari setiap pembelajaran dan pendewasaan yang kudapati selama berorganisasi.

Masa periode kedua yang awalnya terkesan berat dan berjalan lama perlahan mulai bergulir dengan cepat. Tak terasa waktu yang telah dihabiskan semasa periode kedua ditutup oleh isak tangis kami semua. Kami sangat tidak menutup kemungkinan akan ada banyak kekurangan di setiap langkah yang kami lakukan semasa menjabat, namun itu semua adalah sebuah pembelajaran yang luar biasa yang pernah didapatkan. Aku bersyukur karena waktu dan tempat telah mempertemukan aku dengan sekelompok orang hebat yang memiliki berjuta mimpi, aku juga berani katakan bahwa mereka adalah orang-orang hebat yang memiliki berbagai macam potensi, mereka adalah orang-orang yang baik dan tentunya mereka semua adalah orang-orang yang mau belajar dari ketidaksempurnaan. Terima kasih karena telah mengajari aku bagamaina cara untuk saling memberi, hingga aku dapat merasakan ketulusan hati yang kalian miliki dan terima kasih karena telah menorehkan begitu banyak kisah perjalanan hebat yang dapat menjadi saksi bahwa KITA semua pernah berjuang menyebarkan spirit pembaharuan di bawah nama bendera ikatan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harmoni dalam Komunikasi Organisasi

GEMALI

Peran Kepemimpinan dalam Meningkatkan Literasi: Menumbuhkan Budaya Belajar dan Membaca di Era Society 5.0 dalam Konteks IMM