Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Ini tentang hari ibu. Apakah Islam mengajarkan hari ibu?

            Hari ibu adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarga. Peringatan hari ibu biasanya dirayakan dengan membebas-tugaskan ibu dari rutinitas sehari-hari seperti memasak, membereskan rumah, mengurus anak dan lain-lain. Sebaliknya tugas-tugas seperti itu dilakukan oleh anggota keluarga lain, anak yang sudah beranjak besar atau ayah. Di Indonesia perayaan hari ibu jatuh pada tanggal 22 Desember. Namun yang jadi pertanyaannya… apakah dalam islam mengajarkan perayaan hari ibu? Memang.. berbakti pada ibu adalah hal yang paling utama, tapi haruskah ada tanggal tertentu jika kita ingin berbakti pada ibu? Jawabannya adalah sudah pasti tidak. Kita bisa berbakti pada ibu kapan saja dimana saja alias setiap saat! termasuk pada tanggal 22 Desember itu. Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Quran surah Lukman ayat 14 : “Dan kami perintahkan pada manusia (agar berbuat baik) kepada dua orang ...

Perbedaan Haidh, Nifas dan Istihadhah

            Haidh atau haid (dalam ejaan bahasa Indonesia) adalah darah yang keluar dari rahim seorang wanita pada waktu-waktu tertentu yang bukan karena disebabkan oleh suatu penyakit atau karena adanya proses persalinan, dimana keluarnya darah itu merupakan sunnatullah yang telah ditetapkan oleh Allah kepada seorang wanita. Allah Ta’ala berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang (darah) haid. Katakanlah, “Dia itu adalah suatu kotoran (najis)”. Oleh sebab itu hendaklah kalian menjauhkan diri dari wanita di tempat haidnya (kemaluan). Dan janganlah kalian mendekati mereka, sebelum mereka suci (dari haid). Apabila mereka telah bersuci (mandi bersih), maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepada kalian.”  (QS. Al-Baqarah: 222) Dari Aisyah  radhiyallahu ‘anha  berkata:  “Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami diperintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadha shalat.”  ...

Puasa Syawal, terpisah atau berturut – turut ??

Ramadhan telah berakhir, bukan berarti tidak ada amalan yang dapat meningkatkan pahala kita lagi kan?? Islam begitu indah, setelah 30 hari kita berpuasa, rasalullah menganjurkan kita untuk berpuasa selama 6 hari di bulan syawal.  عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ … أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ[رواه الجماعة إلا البخاري والنسائي] . Artinya: Dari Abi Ayyub al-Anshari r. a. (diriwayatkan) … bahwa Rasulullah saw bersabda: Barang siapa sudah melakukan puasa Ramadan, kemudian menambahkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia telah melaksanakan puasa sepanjang masa. [HR Jama’ah ahli hadis selain dan  an-Nasa’i]. Tidak ada perbuatan yang sia – sia jika dilakukan karena Allah Ta’ala. Berikut ini adalah hadist yang menjelaskan keutamaan puasa syawal.  عَنْ ثَوْبَانَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ ...

Jadilah yang Beruntung di bulan Ramadhan

Gambar
          Ramadhan adalah bulan yang di nanti oleh seluruh umat muslim di dunia. Bulan yang penuh keberkahan di dalamnya. Semua umat menantikan kehadirannya. Tidak hanya muslim, banyak non muslim yang juga menantikan bulan istimewa ini. Sebab yang mendapat keberkahan pada bulan ini bukan hanya umat muslim. Melainkan seluruh umat manusia di dunia. Terkhusus untuk umat muslim bulan Ramadhan adalah memperbaiki ibadah. Jika dihitung – hitung jumlah pahala yang bisa kita dapat pada bulan Ramadhan untuk beribadah, mungkin sudah tidak bisa dihitung. Sebab segala bentuk amal ibadah dilipat gandakan oleh Allah. Sehingga sungguh merugilah bagi mereka yang tidak beribadah di bulan penuh berkah ini. Ramadhan juga bisa disebut sebagai bulan hadiah. Dimana banyak sekali hadiah yang Allah bagi di bulan ini. Tentu mereka yang tak mendapatkan hadiah itu adalah orang yang paling rugi, karena belum tentu Ramadhan berikutnya mereka diberi kesempatan u...

Fitrah Cinta

Gambar
Fitrah berasal dari kata (Fi’il) fathara yang berarti “menjadikan”. Fitrah secara istilah adalah sesuatu yang sudah melekat pada diri menusia dan ditakdirkan oleh Allah SWT. Adapun ayat Al – qur’an yang menjelaskan tentang fitrah. Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam) ; (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, (Ar – Rum : 30) Dari ayat tersebut Allah menjelaskan bahwa, fitrah Allah yang maksudnya ciptaan Allah. Manusia diciptakan Allah mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid. Kalau ada manusia tidak beragama tauhid, maka hal itu tidaklah wajar.  Sabda Rasullullah SAW. Yang diriwayatkan oleh Imam Muslim adalah tiap – tiap anak yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Hanya bapak ibulah yang menjadikan Yahudi, Nasrani dan majusi (HR.Muslim).  Adapun makna cinta yakni limpahan kasih...